PT PP Catat Laba Bersih 207,546 Persen Hingga September 2021

PT PP Catat Laba Bersih 207,546 Persen Hingga September 2021

Bumncare, rabu (3/11/2021)- PT PP (Persero) Tbk kembali memperoleh prestasi yang cemerlang . Kali ini PT PT mencatat pertumbuhan kinerja keuangan yang membanggakan hingga September 2021.

Laba bersih BUMN Karya ini tumbuh 207,46 persen secara tahunan (yoy). PT PP berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp 129,41 miiar. Bottom line PT PP terdorong dengan laba divestasi investasi entitas asosiasi secara jangka panjang lainnya sebesar Rp 199,13 miiar.

Selain itu, PT PP juga membukukan kenaikan laba ventura bersama sebesar Rp 341,66 miliar atau naik 55,93 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp 219, 11 miliar.

Sementara itu, berdasarkan laporan keuangan yang di rilis beberapa waktu lalu, kenaikan laba bersih seiring kenaikan pendapatan menjadi Rp 11,21 triliu. Pendapatan PT PP meningkat 10,77 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 10,12 triliun.

Secara rinci, jasa konstruksi menjadi kontributor utama dengan raihan Rp 8,79 triliun atau tumbuh 12,4 persen yoy. Lalu disusui EPC yang berkontribusi sebesar Rp 1,02 triliun, property dan reality menyumbang Rp 992,86 miliar, pracetak sebesar Rp 164,14 miliar.

Kemudian, energi sebesar Rp 99,49 miliar, persewaan alat sebesar Rp 81,96 miliar, dan pendapatan keuangan atas konstruksi aset keuangan konsesi sebesar Rp 55,73 miliar.

Beban pokok pendapatan PT PP tercatat naik 9,0 persen menjadi Rp 9,79 triliun. Sementata itu, perusahaan membukukan laba kotor Rp 1,42 triliun, tumbuh 24,56 persen yoy.

Selanjutnya, beban usaha emiten konstruksi BUMN itu naik 6,32 persen yoy menjadi Rp 459,98 miliar.

Beban keuangan PT PP juga naik 35,95 persen menjadi Rp 782,52 miliar dibandingkan kuartal ketiga 2020 sebesar Rp 575,57 miliar.

Tak hanya itu, pendapatan lainnya juga mencatatkan penurunan menjadi Rp 212,60 miliar dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 260,91 miliar. Sedangkan beban lainnya tercatat naik menjadi Rp 193,95 miliar dari kuartal ketiga 2020 sebesar Rp 96,08 miliar.

Hingga September 2021, total aset PT PP tercatat sebesar Rp 56,19 triliun atau naik 5,08 persen dari Desember 2020 sebesar Rp 53,47 triliun. Total ekuitas PT PP sebesar Rp 14,20 triliun dan total liabilitas sebesar Rp 41,99 triliun.

Adapun PT PP memiliki kas dan setara kas sampai September 2021 sebesar Rp 5,31 triliun atau turun 29,29 persen dari Desember 2020 sebesar Rp 7,51 triliun. 

( Agus Irawan / Erick )

Leave a Reply

Your email address will not be published.